Home » Konstruksi

Rumah Tradisional Bangunan Tahan Gempa

- -

Konstruksi dari rumah tradisional yang bahan utamanya terbuat dari kayu, perlu kita jadikan sebagai contoh desain rumah yang aman untuk dihuni penduduk di daerah rawan gempa. Bangunan tradisional di Indonesia ini kebanyakan adalah merupakan bangunan tahan gempa.

Di Medan Ex Ketua IAI Sumut, Tavip Kurniadi Mustafa waktu itu, mengatakan bahwa konstruksi bangunan rumah tradisional bagus untuk diterapkan di daerah rawan gempa, sebab konstruksinya yang ringan, hingga jika terjadi gempa bisa mengurangi resiko keruntuhan.

bangunan-tahan-gempa-tradisional

Bangunan tradisional sangat disarankan untuk diterapkan di wilayah yang sering terjadi gempa.

“Dulu sering juga terjadi gempa, tapi kebanyakan bangunan tradisional tersebut masih bertahan berdiri kokoh sampai saat ini, hingga perlu bagi kita yang hiduup di masa sekarang ini untuk meniru konstruksi bangunan yang tahan gempa warisan nenek moyang kita itu,” ujarnya.

Terlebih lagi pembangunan ruko, jarang yang menggunakan jasa para arsitek dalam merencanakan pembangunannya. Penentuan konstruksi, desain, tata ruang, efisiensi lahan dan lain-lain dikerjakan secara serampangan oleh orang yang tidak ahli. Inilah salah satu faktor mengapa saat ini gampang sekali sebuah bangunan rubuh pada saat terjadi gempa.

Pembangunan sebuah gedung atau desain sebuah rumah sangat perlu diatur dalam Perda, supaya proses pembangunan tersebut sesuai dgn peraturan yg ada, standar sebuah bangunan untuk jenis bangunan dengan fungsi tertentu, jika berbeda fungsi maka berbeda pula standar yang harus dipenuhi.

Sampai saat ini, peraturan yang berlaku hanyalah sebatas izin untuk mendirikan bangunan (IMB), tapi peraturan itu tidaklah menekankan kepada ketentuan serta standar komposisi dari konstruksi sebuah bangunan, tapi hanyalah sebatas peraturan tentang administrasi dan retribusi saja.

Sebuah bangunan bertingkat, teramat rentan terhadap keruntuhan jika terjadi gempa, hingga pembangunan sebuah bangunan bertingkat haruslah dipantau dan diperiksa dengan cermat dan teliti oleh badan pemerintah setempat. Usaha ini agar supaya tidak membawa bahaya bagi pengguna nantinya.

Ruko yang seharusnya diperuntukkan sbgi tempat bengkel atau berdagang misalnya, saat ini fungsi banyak digunakan menyalahi aturan, misalnya sebagai sarana pendidikan, rumah sakit hingga jika terjadi gempa, sangat berpotensi merenggut banyak korban jiwa.

rumah-tradisional-tahan-gempa

Contoh rumah atau bangunan tahan gempa adalah seperti bangunan tradisional. Sangat kokoh namun ringan.

Perlu sebuah izin serta pengawasan yang amat ketat dalam pembangunan sebuah rumah bertingkat ataupun gedung, semestinya bangunan yang mempunyai fungsi yg berbeda, mempunyai standard yang berbeda pula, supaya konstruksi pembangunannya bisa disesuaikan dgn fungsinya masing-masing.

Sementara itu salah satu dosen dari Universitas Negeri Medan, Fakultas Teknik Sipil, Ny. Meuthia Fachruddin juga menambahkan, bahwa ruko-ruko di kota, sebagian besar dibangun tanpa adanya perhitungan konstruksi yg benar, hingga amat berpotensi untuk mengakibatkan banyak korban nyawa nantinya jika terjadi gempa.

Pada Undang-Undang No.18 th. 1999 mengenai jasa konstruksi haruslah betul-betul diterapkan oleh semua pihak yg terlibat dalam proyek pembangunan, usaha itu dilakukan bertujuan agar tidak berdampak pd korban nyawa yang diakibatkan kelalaian konstruksi. KOMPAS