Home » Properti

Rumah Murah

- -

Dalam beberapa tahun ini, pemerintah menargetkan untuk membangun 100 ribu rumah murah. Rumah itu dibangun dengan standar harga terjangkau oleh masyarakat kalangan bawah. Rencana tersebut adalah bagian dari usaha memangkas kurang terpenuhinya kebutuhan rumah oleh masyarakat, terutama di kalangan masyarakat kurang mampu.

Kementerian Perumahan Rakyat telah menunjuk Perumnas sebagai pelaksana program tersebut. Namun, mengacu pada program 1.000 menara rusun apartmen milik (rusunami) yang dianggap telah gagal, sejumlah kalangan merasa pesimis program ini akan terwujud. Padahal jika pemerintah ingin berpihak pada rakyat kecil, tidak ada yang tidak mungkin. Program rumah murah ini bukanlah pepesan kosong… inisiatif untuk membangun rumah murah adalah yang paling krusial saat ini, melihat semakin banyaknya masyarakat yang hidup tidak layak di pemukiman liar, yang tentunya menimbulkan berbagai hal-hal negatif seperti rawannya penyakit, kriminal dan lain-lain.

BUMN yang membangun perumahan tentunya tidak boleh merugi, juga perlu payung hukum mengenai hak untuk pelepasan lahan supaya tidak bermasalah nantinya. Pemerintah pusat secara simultan perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pelaksana tugasnya  seperti Perumnas. Membangun rumah dengan biaya berapa pun juga pada sebetulnya sangat memungkinkan tanpa menyalahi standar dari Kementerian Pekerjaan Umum, asalkan pemerintah pintar-pintar memilih konsep pelaksanaan.

Konsep Rumah Murah: Membangun sebuah rumah murah itu sangatlah mudah. Pertama, asal pemerintah menyediakan lahan. Kedua, perlonggar birokrasi mengenai usaha pembangunan itu sendiri.