Home » Konstruksi

Pondasi

- -

Jika kita sudah memahami keadaan tanah sekitar lokasi yang akan dibangun rumah (baca artikel sebelumnya: Persiapan Membangun Rumah ), maka langkah berikutnya adalah membuat pondasi. Pondasi ini amatlah penting bagi suatu bangunan karena berfungsi sebagai tapak atau tempat dimana bangunan dapat bertumpun. Pondasi juga merupakan pekerjaan konstruksi pertama yang mesti dikerjakan sebelum pekerjaan membangun bangunan utama. Oleh sebab itu, pondasi haruslah kuat serta mencapai kedalama tanah keras dan padat – cerocok bambu.

Kuat ataupun tidaknya pondasi amat berpengaruh kepada ketahanan sebuah bangunan. Kalau pondasinya lemah, maka berkemungkinan besar bangunan tersebut yang ditumpunya akan mengalami penurunan nantinya. Dan sebaliknya kalau daya tahan pondasi nya kuat, bangunan di atasnya akan terhindar dari penurunan akibat lemahnya daya dukung tanah. Banyak cara yang dapat dilakukan orang saat membuat fondasi, seperti menggunakan batu kali ataupun batu pecah dengan adukan spesi perbandingan satu bagian semen dengan empat bagian pasir. Ada juga yang memakai system beton bertulang, yang spesi atau adukan semennya memiliki perbandingan satu bagian semen dicampur dua bagian pasir, serta tiga bagian kerikil dan di dalamnya diberi tulangan besi.

Untuk membuat fondasi kuat dari beban yang akan dipikulnya serta untuk memperoleh tekanan beban merata, untuk itu di atas pondasi itu harus dipasang sloop dengan perbandingan spesi satu bagian semen dicampur dua bagian pasir, serta tiga baigian kerikil serta didalamnya diberi tulangan besi. Membuat fondasi seperti ini, dapat juga dipakai lembaran plastik atau polyfeld yang biasanya dibuat untuk tenda warung makan kaki lima. Lembaran plastik itu digelarkan di atas yang sudah digali untuk bakal pembuatan pondasi. Kepala cerocok yang telah ditanam sebelum galian pondasi ditumbuk sampai terbenam dari permukaan tanah dengan kedalaman kurang lebih 20 cm. Ini bertujuan supaya lembaran plastik yang akan digelar tidak sobek ataupun tembus oleh kepala cerocok tadi.

Sebelum membuat pondasi taburkan kerikil di atas lembaran plastik itu setebal sekitar 15 cm sampai 20 cm, kemudian dipadatkan lagi, usahakan membuat getaran hingga tanah itu menjadi cukup padat. Kalau tanah di bawah plastik sudah padat. Usaha ini perlu dilakukan agar ketahanan tanah di bawah lembaran plastik dapat merata, ini agar membuat daya tahan pondasi semakin sempurna.