Home » Desain Arsitektur

Merancang Rumah

- -

Merancang rumah merupakan pekerjaan seorang arsitek. Setelah mereka mendapat cukup banyak teori dan pengalaman tentang arsitektur serta memahami seluk-beluk ilmu arsitektur, maka tibalah saat mereka untuk merancang suatu bangunan. Di sini akan dibahas mengenai bagaimana merancang bangunan rumah tinggal. Rumah adalah merupakan salah satu pekerjaan arsitek yang paling mudah.

Untuk membangun dan merancang sebuah rumah, hal yang pertama harus dipelajari terlebih dulu adalah keadaan ataupun kondisi alam lokasi yang dimana akan dibangun sebuah rumah. Setelah kita memahami geografis dan kondisinya, barulah kita dapat memulai merencanakan dan merancang bangunan rumah yang benar dan tepat. Mempelajari kondisi alam memang teramat penting untuk pekerjaan seorang arsitek demi kesuksesan dan kelancaran pekerjaan perancanannya. Dengan begitu, seorang arsitek tidak begitu saja dapat merancang sebuah rumah tanpa melihat kondisi lokasinya dimana rumah tersebut akan dibangun terlebih dahulu.

Kegiatan untuk mencari tahu kondisi alam yang akan dijadikan lokasi untuk bangunan itu disebut juga dengan istilah analisis tautan. Ini merupakan suatu kegiatan riset prarencana yang menitik beratkan pada berbagai kondisi yang ada, dan potensial pada tapak bangunan. Ini artinya, sebelum arsitek melakukan pekerjaan perancangan arsitek, ia harus lebih dahulu melakukan berbagai riset awal untuk mengetahui kondisi tapak di lokasi yang akan didirikan bangunan.

Peran utama dari analisis tautan dalam sebuah perancangan arsitektur ialah memberikan berbagai informasi mengenai suatu tapak sebelum dimulainya pekerjaan pembuatan konsep perancangan, dengan demikian pemikiran dini seorang arsitek mengenai bangunan dapat disesuaikan bersama kondisi-kondisi yang ada. Sebagai seorang perancang tentunya arsitek harus tahu segala hal tentang yang berkaitan dengan kondisi lahan atau wilayah yang akan dibangunkan sebuah rumah. Hal ini amat berguna supaya pekerjaan merancang rumah dan perencanaan tepat atau setidaknya meminimalkan kesalahan.